Showing posts with label Bisnis Online. Show all posts
Showing posts with label Bisnis Online. Show all posts

Mudah dan Auto Cuan! 7 Langkah Memulai Bisnis Online di rumah Ini Wajib Coba

Di rumah saja tapi bisa tetap cuan? Sangat bisa! Dengan perkembangan teknologi dan informasi saat ini, bisa melakukan banyak bisnis hanya dari rumah saja. Nah, bagi yang masih belajar atau baru merintis bisnis, dapat mengikuti 7 langkah memulai bisnis online di rumah dalam artikel ini.

Apa saja saja itu? Mari simak ulasan selengkapnya! 

baca Juga :8 tips menjadi seorang affiliate marketing sukses 

Langkah-Langkah Memulai Bisnis Online Bagi Pemula

1.      Siapkan Produk

Cara memulai usaha online di rumah tentu saja harus tau produknya dulu. Tidak semua produk cocok bisa melakukannya skala rumahan.

Misalnya saja, seperti ternak. Lantaran tempat ternaknya tidak boleh dekat dengan pemukiman, meski hasil akhirnya bisa menjadi bisnis online di rumah.  Kecuali jika itu hanya skala kecil dan tidak mengganggu sekitar anda. mungkin ada yang harus anda perhatikan sebelum memulai bisnis online yaitu 5W+1H.

Riset produk ini harus memenuhi 5W+1H. Apa sajakah itu?

       What – Produknya apa?

       Where – Dimana produk itu bisa diproduksi dan dijual?

       When – Kapan produk itu selesai produksi dan expirednya kapan?

       Who – Siapa nanti yang akan memproduksi, menjual dan mengelolanya?

       Why – Kenapa harus memilih produk itu, apa keistimewaannya?

       How – Bagaimana cara memproduksinya, menjualnya serta mendistribusikannya?

Kalau unsur-unsur di atas sudah terjawab semua, tinggal merapikan plan bisnisnya dan siap untuk ke tahapan selanjutnya.

Yaitu, riset pasar. Bagaimana meriset marketnya untuk memenuhi langkah awal dalam memahami cara memulai bisnis online di rumah?

2.      Riset Pasar

Perlu tahu, pasar di sini artinya adalah target market. Dengan demikian, cari dan saring siapa sih yang akan menjadi sasaran penjualan ini?

Data demografinya bagaimana, terkait usia, domisili dan pekerjaan. Belum lagi soal hobi, kecenderungan psikologis dan hal-hal lain yang harus terjawab sebelum memutuskan untuk bisnis online.

Langkah memulai bisnis online kedua ini bisa semakin mudah jika menggunakan tabel persona buyer. Seperti apa itu? Misalnya saja dalam rincian berikut ini.

Data

Target Pertama

Target Kedua

Target Ketiga

Dan seterusnya *bisa disesuaikan dengan lapisan konsumen

Jenis kelamin

 

 

 

 

Umur

 

 

 

 

Pendidikan

 

 

 

 

Pekerjaan

 

 

 

 

Besarnya penghasilan

 

 

 

 

Sudah menikah apa belum

 

 

 

 

Jumlah keluarga (anak)

 

 

 

 

Hobinya apa

 

 

 

 

Karakter produk yang disukai

 

 

 

 

Eksis di social media mana

 

 

 

 

Cara belanja lebih suka mana

 

 

 

 

Lebih sering belanja kapan

 

 

 

 

Dimana belanja paling sering

 

 

 

 

Jika sudah menjawab semua, tinggal mengerucutkan lagi sesuai berapa banyak target market yang cocok untuk produk.

3.      Anggaran Modal 

Modal ini pun tidak boleh diabaikan dalam langkah memulai usaha online. Sebab, modal itu nggak cuman capital (dalam bentuk barang fisik) tetapi juga ada modal intelektual.

Kayaknya remeh ya, kalau mau bisnis online, apalagi kalau berbicara soal langkah awal bisnis online shop. Padahal nggak cuman modal kuota saja. Ada modal lain yang sering diabaikan terkait modal intelektual ini.

Misalnya saja, soft skill dalam membaca analisis performa toko, mengolah data pixel dari iklan yang masuk dan banyak lagi lainnya. Semua harus memiliki perhitungan masing-masing agar ketika terjun ke bisnis online ini bisa optimal, meski berkantor dari kamar.

Modal pertama yang harus anda miliki adalah modal mindset yang positif sehingga bila anda mengalami masalah anda tidak down menghadapinya.

4.      Legalitas

Kenapa harus ada legalitas? Nah ini, banyak yang terjebak dalam persepsi kurang tepat saat menentukan langkah langkah memulai bisnis online. Lantaran abai dengan legalitas.

Misalnya saja jual produk makanan dan minuman, kira-kira nih, konsumen lebih nyaman beli ke yang ada nomor izin usahanya atau yang polosan?

Nah, itulah fungsi legalitas. Selain menaikkan branding, juga berkesempatan mendapatkan fasilitas lebih dari pemerintah yang secara berkala memang concern dengan UMKM. Mengurusnya pun mudah dan beberapa legalitas malah gratis.

5.      Petakan Potensi Masalah

Kenal dengan istilah analisis SWOT? Penting sekali melakukan analisis ini dalam langkah langkah memulai bisnis online. Kenapa? Karena dengan cara ini bisa tahu dan antisipasi atas masalah yang akan terjadi.

Misalnya saja, jadi tahu kelemahan produknya apa dan bisa antisipasi cara untuk menutupinya gimana.

Jadi paham kalau kekuatan produknya dari produk lain, ada di fakto  X Y Z, sehingga dalam beriklan lebih menonjolkan ketiganya. Lantaran banyak manfaat yang bisa diambil untuk memetakan masalah dengan analisis satu ini.

  1. Buat Blue Print Bisnis

Hanya usaha rumahan butuh blueprint bisnis? Tentu saja! Semua usaha harus memiliki rancangan detail usaha atau yang biasa disebut blueprint ini. Jika sudah melakukan langkah 1-5 di atas, maka pada langkah keenam ini detailkan dalam bentuk action plan. Apa saja komponennya?

Tahap I

       Uji coba untuk produksi/simulasi jasa

       Evaluasi hasil simulasi

       Revisi

       Final SOP (standard operational procedure)

Tahap II

       Menentukan merek

       Membuat logo

       Membuat tagline

       Membuat kemasan

       Membuat sarana promosi (flyer, banner dan lainnya)

Tahap III

       Timeline mengurus legalitas

       Membuat list peralatan dan perlengkapan

       Menghitung real modal dan komponenya (ROI, BEP dan lainnya)

Tahap IV

       Menentukan HPP

       Membuat strategi pemasaran

       Membuat kanal pemasaran (akun Shopee, Lazada, Facebook, Instagram, website dan lainnya)

Semua komponen di atas, catat dan rincikan dalam bentuk tabel dan jadikan peta menuju kesuksesan berbisnis dari rumah.

7.      Trial dan Evaluasi

Kalau semua langkah memulai bisnis online di atas sudah terpenuhi, maka tahapan terpenting lain adalah mencobanya.

Tidak ada kesuksesan tanpa mencoba. Sesempurna apapun rencana yang telah ada, tanpa mencoba, tentu sia-sia belaka. Oleh karena itu, di semua lini bisnis, entah itu rencana bisnis offline atau langkah langkah memulai usaha online shop kecil sekalipun, semua harus dicoba dulu.

Satu langkah kecil untuk berani mencoba meski itu gagal, itu lebih baik daripada tidak pernah mencobanya sama sekali.

Demikianlah 7 langkah memulai bisnis online di rumah yang bisa dilakukan oleh siapa saja. Yakinlah, jika  mengikuti langkah-langkah yang dipaparkan di atas, bisa meraih sukses dengan kerja keras dan konsistensi pada blue print bisnis yang sudah disiapkan. Selamat mencoba. 

8 Tips Menjadi Seorang Affiliate Marketer Sukses!


Deskripsi: Tips menjadi seorang affiliate marketer itu apa saja? Bagaimana cara mulai jadi Affiliate Marketer? Untuk lebih jelasnya. Cermati beberapa tips di bawah ini!
Tips Menjadi Seorang Affiliate Marketer – Dunia digital yang semakin maju membuka peluang-peluang baru cara mendapatkan uang dari internet tanpa mengeluarkan modal terlalu besar. Seperti halnya sebagai seorang affiliate marketer yang lekat kaitannya dengan blogger dan content creator.
Profesi Affiliate Marketer adalah seseorang yang membantu penjualan sebuah perusahaan atau brand dan jika berhasil menjual produk atau layanan akan mendapatkan komisi.
Jika Anda tertarik menjadi Affiliate Marketer. Simak 8 tips di bawah ini sampai selesai untuk Anda yang ingin memulainya!

1. Daftarkan Diri Sebagai Affiliate Marketer

Langkah pertama Anda menjadi seorang marketing afiliasi tentunya dengan mendaftarkan diri. Sekarang sudah banyak penyedia program affiliate atau afiliasi yang memudahkan Anda menjadi affiliate marketer. 
Terutama e-commerce seperti Shopee, BukaLapak, Lazada, Tokopedia, dan lain-lain. Ada juga perusahaan hosting, perusahaan traveling, OTT (Over The Top), dan banyak lainnya.
Jangan asal daftar. Tentukan perusahaan mana yang ingin Anda pasarkan dengan cara melakukan riset. Lalu baca aturan, syarat, hingga ketentuan pembagian komisi. Setelah yakin dengan pilihan Anda, lalu daftarkan diri Anda. Tak butuh waktu lama. 
Ikuti langkah-langkahnya di website penyedia affiliate hingga Anda mendapatkan kode referral, maka selamat Anda telah memulai menjadi Affiliate Marketer.

2. Memilih Media Promosi

Mendaftar jadi affiliate marketer memang mudah. Tapi, itu baru permulaan. Anda tidak bisa berhenti disitu saja. Kini Anda harus memilih platform untuk memasarkan produk atau jasa yang ingin Anda promosikan.
Ada macam-macam pilihan media promosi yang bisa Anda pakai. Seperti sosial media Twitter, Facebook, Instagram, YouTube, atau yang baru-baru ini naik daun yaitu Tik-Tok.
Selain itu, Anda juga dapat mempromosikannya lewat blog atau website. Semua media tersebut bisa Anda manfaatkan dengan memperhatikan permintaan dari perusahaan afiliasi.
tentukan media yang akan anda jadikan media promosi jika sudah sebarkan link refferal yang anda dapatkan, cobalah gunakan copywriting yang semenarik mungkin sehingga orang tertarik dengan produk anda. 

3. Fokus Satu Niche

Memasang target banyak niche memang menggiurkan. Akan tetapi, jika Anda ingin mengembangkan blog atau website pemasaran afiliasi yang sukses, alangkah lebih baik fokus satu topik dahulu. 
Anda dapat membuat blog lain untuk mempromosikan produk afiliasi lain, tetapi jika terlalu banyak akan merusak konsentrasi Anda.
Ambil satu topik spesifik yang Anda kuasai dan ramai diperbincangkan. Contohnya, topik tentang “Film”, kategorinya masih luas. Cobalah cari yang lebih spesifik, seperti “Film Korea”.
Fokus pada satu niche yang Anda sukai dapat membuat pembaca percaya bahwa Anda ahlinya di bidang tersebut. Review dan konten Anda pasti ditunggu-tunggu.

4. Komunikasi dengan Pengunjung

Seorang affiliate marketer sukses itu yang berkomunikasi dengan pengunjung mereka. Buka kolom komentar blog atau sosial media Anda untuk mengizinkan mereka berbicara dengan Anda.
Balas tiap pesan yang mereka tinggalkan untuk memulai percakapan. Jawab pertanyaan dengan baik. Berikan pertanyaan juga untuk mendorong interaksi. Jangan lupa beri ‘like’ pada komentar mereka. 
Semakin banyak pengunjung datang, semakin sering mereka kembali, dapat meningkatkan engagement dan traffic Anda.
hal ini tentu dapat menjalin hubungan yang baik antara pengunjung dengan seorang affiliate dan dapat menumbuhkan rasa percaya pengunjung terhadap produk yang anda tawarkan. 

5. Membuat Konten yang Kreatif dan Variatif

Menjadi affiliate marketer tanpa konten yang kreatif dan variatif, produk afiliasi yang kamu tawarkan sulit terjual. Konten merupakan pintu gerbang produk atau layanan yang Anda promosikan menjangkau audiens.
Usahakan buat konten yang dibutuhkan calon pembeli sehingga mereka tertarik untuk membeli. Selain itu, konten harus disesuaikan dengan produk yang Anda tawarkan juga. 
Beberapa konten yang bisa dibuat di antaranya review, unboxing, tutorial, dan rekomendasi yang bisa Anda kembangkan lebih variatif lagi. Agar pengunjung tidak cepat bosan.
Tidak hanya menarik audiens, mungkin saja brand yang Anda promosikan menggaet Anda untuk melakukan kerja sama lain yang lebih besar.

6. Penempatan Link untuk Mendapatkan Klik

Hanya karena Anda memiliki konten yang bagus bukan berarti orang akan mengklik tautan afiliasi Anda dengan. Ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan.
Jika semua tautan afiliasi Anda ada di bagian bawah halaman blog di mana orang jarang men-scroll, Anda akan mendapat sedikit klik. Maka, Anda perlu menyeimbangkan penempatan link dengan beberapa cara lain di bawah ini:
  • Di dalam kata: Jika Anda menulis artikel. Cukup sisipkan link di tengah tulisan untuk beberapa kata agar tidak terjadi spam.
  • Callout: Menggunakan simbol  seperti tombol, tabel, dan gambar membantu menarik perhatian pembaca Anda dan membuat postingan lebih mudah terbaca.
  • Bio: Di dalam bio sosial media biasanya sudah ada kolom tersendiri untuk meletakkan link. Manfaatkan hal tersebut.
  • Deskripsi: Jika Anda menggunakan media YouTube, taruh semua link produk di dalam deskripsi agar mudah terklik.
  • Story: Jika followers Instagram naik mencapai 10K, Anda bisa memakai fitur swipe up di IG story.

7. Dedikasikan Waktu Khusus

Menjadi pebisnis afiliasi sukses perlu meluangkan banyak waktu dan kesabaran. Dari mendaftar hingga memasarkan produk. Pemasar afiliasi membutuhkan upaya berkelanjutan, jadi bersiaplah dan alokasikan waktu reguler untuk mendapatkan pemasukan besar suatu hari nanti.

tidak ada waktu yang sebentar untuk meraih kesuksesan maka dari itu hasil akan menentukan bagaimana tindakan anda lakukan sekarang.

jangan pantang menyerah hanya karna anda tidak berhasil memasarkan produk, terus pelajari dimana kesalahan anda yang membuat konsumen enggan memilih produk anda.

8. Konsisten

Tentang affiliate marketing, jika ingin mendapat hasil maksimal sebagai Affilate Marketer, Anda harus konsisten. Hal yang berat memang. Tantangan akan datang silih berganti. Anda dituntut konsisten membuat konten, mungkin saja Anda ingin menyerah di tengah jalan.
Jangan berpikiran Anda mendapatkan komisi dalam waktu dengan dengan bayaran tinggi. Pikirkan bahwa Anda juga ingin menyebarkan ilmu.
Ini adalah fase yang paling penting. Mereka yang mencoba dan konsisten akhirnya menemukan solusi dan mereka yang tidak bisa konsisten tertinggal dan kehilangan arah. Jika Anda menyukai apa yang Anda lakukan, alih-alih menyerah bangkitlah kembali dan coba cari tahu di mana letak kesalahannya.
Kesimpulan
Menjadi affiliate marketer terbilang cara mendapatkan uang di internet yang tidak membutuhkan modal besar. Namun, membutuhkan pengorbanan waktu dan konsistensi yang diikuti dengan ketelitian memilih niche dan penempatan tautan.
Di artikel ini, Anda telah mendapatkan 8 tips menjadi seorang affiliate marketer yang dapat Anda kembangkan lebih dalam. Semoga membantu ya!